Jumat, 10 Februari 2012

ruarrr biasaa

Berbagi itu mudah, yang penting niat dan diberikan secara tulus dan iklas. Bersedekah, membantu saudara kita yang kurang mampu sudah menjadi kewajiban kita yang lebih mampu.
Buat gue, yang belum lama mulai untuk membiasakan sedekah dari gaji yang gue dapet. Sedekah gue berikan lewat transfer ke rekening. Sekarang lebih mudah kan kalau bersedekah....
Buat gue gak ada rumusan khusus untuk sedekah, pokonya ada lebih, ya gue sisihkan untuk sedekah. Rahmat dan berkat yang gue dapet.....ruaarrrrrrr biasaa! karna Tuhan maha adil.

Kamis, 19 Januari 2012

sahabatku buruh!

Macet sudah menjadi hal biasa yang melekat dalam kehidupan gue. Dan sore ini macet yang luar biasa telah terjadi. Macet disebabkan demo buruh yang menuntut kenaikan UMK. Rasa simpati gue tunjukkan hanya dengan tidak mengeluhkan macet saat pulang kerja. Karena dari perusahaan gue sendiri tidak ikut serta berdemo denga alasan yang gue gak tahu juga :p. Tetapi sebagai sesama buruh, gue mengerti makna dari tuntutan mereka. Dan itu adalah hak mereka untuk menuntut sesuatu hal yang baik. Dan pemerintah seharusnya memperhaikan hal ini sebab "tanpa buruh ekonomi lumpuh"


Selasa, 20 Desember 2011

Making Angklung

Untuk pertama kalinya memainkan alat musik angklung yang merupakan alat musik tradisional asal Jawa Barat. Memalukan buat gue karna selama hampir 24 tahun belum pernah memainkan alat musik angklung. Padahal tinggal di daerah Jawa Barat, bekerja di Karawang, dan ini sungguh memalukan *tutupmuka *lepascelana #loh

Akhirnya, pada kesempatan yang diberikan oleh perusahaan, dibuatkanlah acara bertemakan "Angklung Inspiring Session" yang bertujuan untuk memberikan motivasi dalam bekerja sekaligus sebagai refreshing otak karena kejenuhan terhadap pekerjaan.

Ada beberapa hal yang gue bisa ambil dari acara ini, terutama makna alat musik angklung  terhadap kehidupan / pekerjaan / karir / sosial, dan masih banyak lagi yang menginspirasikan gue dari seorang Joko Nugroho dan angklungnya... salut!! tepok jidat!!

Kalau gue boleh sotoy dikit, ternyata alat musik angklung menggambarkan kebersamaan yang dalam kesatuan yang menghasilkan keharmonian sehingga enak didengar... #cielaahhhh
padahal ini hanya sebuah bambu belakang rumah yang dipotong-potong terus dimodifikasi jadi alat musik. Kreatif dah!!! barang bekas aja sekarang bisa jadi alat musik.

berikut gue mau share cara membuat angklung dan yang ingin lebih jauh tahu tentang angklung. Gue kutip dari
sumber : http://www.angklung-udjo.co.id

1. Memilih Bambu


Bambu adalah bahan baku dari Angklung. Dipilih berdasarkan usia yaitu minimal 4 tahun dan tidak lebih dari 6 tahun dan dipotong pada musim kemarau dari pukul 9 pagi sampai pukul 3 sore hari. Setelah memotong dasar dari pohon bambu, dengan ukuran kurang lebih 2-3 jengkaldari permukaan tanah, bambu harus disimpan selama sekitar 1 minggu, sehingga bambu benar2 tidak berisi air.
Setelah seminggu, bambu harus dipisahkan dari cabang-cabangnya. Dan dipotong menjadi berbagai ukuran tertentu. Kemudian, bambu harus disimpan selama sekitar satu tahun untuk mencegah dari gangguan hama. Beberapa prosedur adalah: dengan cara merendam bambu di genangan lumpur, kolam atau sungai, juga bisa dengan cara diasapi di perapian (diunun), dan prosedur modern: dengan menggunakan formula cairan kimia tertentu.

2. Bagian-Bagian Angklung


Angklung terdiri dari 3 bagian:
Tabung SuaraBagian terpenting dari suatu Angklung, adalah tabung suara yang menghasilkan intonasi. Proses setem dapat menghasilkan intonasi.
KerangkaKerangka tabung untuk tempat berdiri di.
DasarBerfungsi sebagai kerangka tabung suara.

3. Proses Penyeteman


Pembentukan tabung suaraIni adalah proses membentuk bambu menjadi sebilah tabung suara.
Proses PenyetemanIni adalah proses meniup bagian bawah tabung angklung dan menyamakan suaranya ke alat tuner.
Proses utama dari penyetemanIni adalah proses penyeteman suara dengan meninggikan dan menurunkan nada dengan membunyikan nadanya. Dan ini juga merupakan proses meninggikan nada dengan memotong bagian atasnya sedikit, dan menurunkan nada dengan menyerut kedua sisi bilah tabung dengan pisau.
Cara menggunakan alat Tuner:
  • Untuk menggunakan tuner, kita harus memperhatikan baik dari lampu di sebelah kiri dan kanan dari panel, dan juga jarum penunjuk.
  • Sebagai contoh, jika Anda akan membuat sebuah nada “F”, anda harus menggoyangkan angklung sembari memperhatikan baik dari lampu yang akan menyala bersamaan, dan untuk jarum penunjuk yang akan menunjukkan angka “F”.

4. Tahap Akhir


Setelah masing-masing tabung suara memiliki nada, tabung harus diletakkan ke dalam rangka dan diikat dengan tali rotan.

5. Pemeliharaan


Menala / Men-stem Angklung
1. Apabila suara Angklung menjadi lebih tinggi, hendaknya daun Angklung (sisi A) diraut dengan pisau raut sedikit demi sedikit hingga mencapai suara yang dikehendaki.
2. Apabila suara Angklung menjadi lebih rendah, hendaknya ujung Angklung (sisi B) dipotong sedikit demi sedikit sehingga suaranya menjadi normal kembali.
Penyimpanan dan Pemeliharaan Angklung
Untuk dimaklumi bahwa Angklung terbuat dari bahan bambu, konstruksi atau kekuatannya tidak seperti bahan logam, sehingga perlu pemeliharaan dan penyimpanan yang baik. Angklung yang baik terbuat dari bahan bambu yang telah melewati proses quality control yang baik. Lama penyimpanan bambu sebelum diproses menjadi Angklung sedikitnya harus berumur satu tahun. Proses pengeringan bambu ini berfungsi agar  Angklung yang dibuat menghasilkan suaranya tepat/nyaring dan tidak mudah terkena hama rayap. Usia Angklung  apabila perawatannya baik dapat mencapai 10 tahun.
Berikut adalah langkah- langkah yang dapat dilakukan untuk memelihara instrument Angklung:
  • Begitu Angklung tiba di tempat yang baru, segeralah buka dan gantungkan pada tiang standard yang telah disediakan. Penyimpanan dalam kardus/tempat tertutup lebih dari 7 hari dapat mengakibatkan perubahan suara dan penjamuran pada bambu.
  • Penyimpanan Angklung sebaiknya dengan cara digantung, tidak ditumpuk.
  • Penyimpanan Angklung haruslah di tempat kering dan tidak lembab dengan  temperatur berkisar 25 – 33 C.
  • Jangan simpan Angklung di tempat terbuka yang mendapatkan sinar matahari/hujan secara langsung.
  • Untuk memelihara Angklung dari penjamuran dan rayap, gunakan obat anti rayap dan jamur produksi SAU secara teratur 2 minggu sekali dengan proses penyemprotan.
  • Untuk menjaga kualitas suara lakukanlah penalaan/re-tuning Angklung secara berkala. Perpindahan  Angklung dari tempat kami (Saung Angklung Udjo) ke tempat baru (tempat pembeli) akan sedikit mempengaruhi suara (biasanya naik sekitar 30 Hz), karena kondisi suhu udara tidak sama. Untuk mengatasi hal ini, stem ulang (re-stem) perlu dilakukan.
  • Bagi Angklung yang disimpan di daerah panas dengan suhu temperatur  >30 C terkadang menyebabkan sedikit retak pada pangkal tabung. Hal ini tidak mengganggu suara, dan penanganannya cukup diberikan lem kayu.
Sumber : www.angklung-udjo.co.id

Foto Foto saat di Gili Trawangan , Lombok, NTB

Senang rasanya bisa jalan - jalan ke tempat yang indah hanya untuk melepas lelah , stress, atau sekedar berteriak sekencang"nya. Akhirnya gak lama setelah lulus kuliah gue bisa jalan - jalan ke Lombok dan mampir ke Gili Trawangan... nah beberapa foto yang bisa gue jepret!!










Senangnya bisa ke Pulau Gili... mau kesana lagi dan explore ke tempat yang indah di Indonesia!!

I love travelling, I love Indonesia!

Kamis, 13 Oktober 2011

Love you mom & dad

Hari ini mau tulis tentang perasaan haru *nada sedih..
tadi pas sedang fitnes melihat salah seorang instruktur senam di ruang ganti.... eitts jangan salah pikir dulu. Bukan maksud ngintip atau apa. Tetapi kebetulan melihat dia sedang menatap hapenya, yang ternyata setelah gue perhatiin sekilas dia melihat foto anaknya yang masih balita yang ia jadikan wallpaper.....woooww sejenak gue langsung terharu...

gak tahu kenapa gue tiba" terharu, tapi gue langsung terbayang apakah zaman dulu gue masih kecil kira" tahun '87-'90 mungkin orantua gua belum punya kamera, belum ada handphone apalagi. Gue ngebayangin kalau merekan kangen gue saat itu , apa yaa yang mereka lakukan?? hahaa

tapi itulah, yang gue ambil dari peristiwa itu adalah , disaat kerja pun orang tua pasti memikirkan kita dan kita sebagai anak yang sudah dibesarkan harus menghargai apa yang sudah mereka perjuangkan buat kita, kalau perlu kita harus membalas jasa"nya*itu pasti!!! suatu saat gue bisa berhasil dengan niat'yang sudah tertanam dalam lubuk paling dalam *cielaahhhhhhhhh taekkkk

I love you mom & dad!

Jumat, 30 September 2011

Halo teman!

halo kawan teman dan handai tolan... Apa kabar ?? sudah lama sekali saya tidak menulis di blog yang bau comberan ini.. hahahaaa

Kok gak ada yang jawab, emhhh saya yakin baik-baik saja anda disana... Zuperrrrr!!!

Baik, sebenarnya sudah banyak hak yang saya mau tulis, sudah melintas dalam otak dan hati, tetapi lupa semua dah..lewat  gitu aja kayak nahan boker trus lega...ahhhhhh

Apa yaaaa, oke mulai dari soal pekerjaan. Tidak terasa saya sudah bekerja selama 8 bulan lebih di salah satu perusahaan otomotif besar di Indonesia, lokasi pabrik di Karawang. ayo tebak pabrik apa? yaak salah... ayo tebak lagi... yaaak hampir benar... clue nya adalah JAZZ, yaak benar.. itu dia!!!!! -,-

Langsung aja apa yang gue dapet dari 7 bulan bekerja di sini banyak sekali, selain ilmu tentang otomotif yaitu ilmu bagaimana cara berdiplomasi, cara berbohong #ehhh, cara mengatur anak buah, cara memimpin yang baik... dan ada satu lagi yang gue dapet 8 bulan bekerja adalah KELUAR NEGERI GRATIS... #yihaaaaa
Syukur pada Tuhan akhirnya saya dapat kesempatan untuk keluar negeri gratis, lebih tepatnya adalah ke THAILAND... tanah yang banyak tainya, tai gajah kali yak???
Bagaimana saya bisa KELUAR NEGERI GRATIS??? jawabanya adalah #alafitrop >>> gue berhasil memenangkan kompetisi Technology Exchange yang dilombakan di perusahaan. Ssesuai jadwal kalau jadi nanti gue akan berangkat  November 2011.. #amin!!

Lalu gue seneng?? belom!!! gue bukan tipe yang mudah seneng #ciyeee karena ke Thailand ini judulnya bukan jalan-jalan, tetapi nanti ggeu akan dilombakan kembali dalam tingkat Global, dan kalau menang lagi rencananya akan dikirimkan ke Jepang... Waaaaawwwww!!!! asyik ketemu soraAoi #ngiler

Cuma dibalik rencana kepergian itu, gue menyimpan banyak pertimbangan banyak pemikiran, banyak ganjelan...arghhhh
nanti aja deh gue ceritain di tulisan berikutnya kawan...

Oke, better gue cerita bagaimana gue bisa memenangkan kompetisi itu, jadi sebnarnya hasil juara yang kita peroleh tidak lepas dari yang namanya teamwork, peran gue disiini hanya mempersiapkan presentasi yang baik dan mempresentasikan di depan juri dan direktur.

Dari sini gue sadar akan kekurangan gue dalam membuat presentasi, masih perlu banyak belajar lagi buat explore presentasi gue. Biar kelihatan lebih menariik dan ditarik..eheeee Gue yakin disemua pekerjaan pasti butuh yang namanya presentasi dan harus bisa mempresentasikan #sokpenting :D

So, jangan lupa banyak makan Zosis yaaaaa #ranyambung !!

Senin, 11 April 2011

TIDAK TAHU = TIDAK TAKUT

Suatu saat saya merencanakan untuk merayakan ulang tahun teman saya di Kota Kembang 9-04-11 (Apakah BDG masih menyandang kota kembang?? ) . Selama saya masih melihat mojang mojang nu geulis tetep BDG mah Kota Kembang, gak peduli macet yang semakiin parah di akhir pekan.
Akhirnya diputuskan saya melakukan perjalanan lebh kurang 4jam ke Bandung dengan sepeda motor (Trail), dengan rincian biaya bensin berangkat 30 rb, pulang 20 rb..
Ini bukan hal pertama saya melakukan perjalanan ke Bandung dengan sepeda motor, jadi saya sudah menganggap ini perjalanan yang sudah biasa.
Ada beberapa hal yang yang saya alami, yang menurut saya ini adalah keberanian saya untuk mengambil perjalanan ke bandung kali ini.
1. Saya berpergian sendiri dengan sepeda motor walaupun akhirnya temen ada yang ingin ikut.
2. Kondisi motor yang tidak saya cek sebelum pergi (langsung pancal)
3. Melalui  Jlur yang belum pernah saya lalui.

Di tengah perjalanan, saya tidak menyangka kalau rantai motor Trail saya akan lepas dari girnya. Untungnya saya tidak jadi berangkat sendiri, setidaknya ada yang nemenin. Kalau dibayangin lepasnya rantai dimana kondisi saat itu jalanan gelap dan sepi.
Standarnya, jika ingin pergi jauh dengan sepeda motor yaitu mengecek kendaraan kita tersebut. Tapi karena saya tidak cek kendaraan saya, mungkin saya jadi takut melakukan perjalanan ke Bandung. Begitu juga dengan jalur yang saya ambil, ketika mau masuk kota Bandung saya melewati lorong tol Cileunyi, yang katanya teman saya itu tempat nongkrongya Geng Gong ( Geng motor ). setelah diberitahun seperti itu jadinya  mikir kalau lewat situ lagi, heee
dalam usaha melanjutkan perjalanan saat accident rantai lepas

Jadinya, karena dalam perjalanan dari berangkat hingga tiba banyak yang saya tidak tahu,maka saya jadi tidak takut. Berarti teori saya adalah : "mending tidak tahu biar tidak takut". Ada yang setuju?? :p

Nb : beda kalau tidak tahu dalam pekerjaan, mendingan saya banyak tanya, daripada nanti dikira tidak tahu.

hari hari penuh oli...